kunggulan-m

Menuntun Para Guru Mencapai Keunggulan,  Supervisi Pengajaran di Sekolah Kristen, Gordon Brown, ACSI Indonesia (diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dari buku , Gordon Brown).

Di toko buku atau di rak perpustakaan Anda, banyak tersedia buku pendidikan tetapi mungkin sangat sedikit buku tentang pendidikan Kristen. Lebih sedikit lagi buku yang membahas tentang panduan untuk guru agar siap disupervisi atau bagaimana supervisi yang ideal yang perlu dilakukan oleh seorang kepala sekolah Kristen atau bagaimana guru dan kepala sekolah bekerja sama dalam proses supervisi yang efektif. Melihat perkembangan kepadatan tugas profesional yang mustinya dilakukan oleh seorang guru, sudah selayaknya sebuah sekolah Kristen yang baik memiliki sistem supervisi yang dilakukan secara sistematis dan memiliki signifikansi yang tinggi terhadap kemajuan prestasi kerja guru dan prestasi belajar murid. Dalam buku ini terdapat banyak ide yang mencerminkan pemikiran baru dan mengupas teori dan hasil penelitian terbaru di bidang supervisi pengajaran. Buku ini tidak mengulangi gagasan yang telah dikenal. Tidak juga berdasarkan hasil penelitian yang bersifat teoretis, namun betul-betul sangat aplikatif.
Dalam buku “Menuntun Para Guru Mencapai Keunggulan”, penulis membahas teori dan praktek supervisi pendidikan bersama-sama tanpa suatu batasan. Setelah membaca buku ini, Anda akan mengerti lebih jelas mengenai tanggung jawab Anda sebagai seorang supervisor yang berhikmat. Anda juga akan diperlengkapi dengan baik agar dapat melaksanakan tugas Anda untuk menolong guru-guru Kristen agar dapat menjadi lebih baik.
Gordon Brown, penulis buku ini telah mengajar selama dua belas tahun di perguruan tinggi dan mengajar supervisi dengan teratur pada mahasiswa. Disertasinya di University of Miami (Florida) meneliti topik “Perilaku Pemimpin dan kohesivitas guru di sekolah Kristen”. Jelas ia bersinggungan dengan teori dan penelitian. Tambahan lagi, Dr. Brown melayani selama sembilan tahun sebagai Direktur di sebuah sekolah Kristen. Ia mengobservasi kelas, mengevaluasi para guru, melakukan konferensi dengan staf untuk menolong mereka bertumbuh secara kerohanian dan profesional.
Pembahasan buku tentang supervisi ini memiliki tiga komponen, yaitu (1) Membentuk kerangka kerja bagi supervisi (Bab 1 – 5), (2) Membangun orang – orang yang terlibat dalam kegiatan supervisi (Bab 6 – 9), dan (3) Menerapkan tehnik – tehnik supervisi (Bab 10 – 18).
Dalam Bagian 1, pembaca akan disuguhi penjelasan seputar dasar alkitabiah kegiatan supervisi, memahami kebijaksanaan supervisi sekolah, peranan deskripsi kerja guru yang ternyata sangat diperlukan dalam mencapai ekspektasi keberhasilan, merencanakan pembedaan supervisi untuk kategori guru yang berbeda, dan bagaimana membuat putaran kunjungan kelas teratur dan serta perlunya pengadaan konferensi secara berkala.
Pada bagian yang kedua, pembaca makin termotivasi dalam menerapkan pembelajaran karena dalam bab ini dijelaskan bagaimana menjadi supervisor yang efektif, meningkatkan kualitas diri, menjadi supervisor yang efektif, pelaksanaan pengajaran yang efektif, memotivasi guru meraih kemajuan dan bagaimana mengembangkan sarana peningkatan diri guru.
Bagian yang ketiga ditulis untuk berbagai kepentingan. Ulasan tentang prinsip – prinsip konferensi bersama guru oleh kepala sekolah, ditulis Brown untuk menegaskan bahwa kegiatan pengajaran di kelas juga harus tetap disertai diskusi-diskusi intensif antara guru dan kasek sebagai alat evaluasi selama melakukan proses mengajar sepanjang tahun. Tulisan lain dalam bab ini sangat diperlukan oleh guru untuk mengobservasi kelas, dan bagaimana kepala sekolah melakukan supervisi atas guru pemula / baru, guru terlatih, dan supervisi atas guru ahli. Penulis juga menekankan pentingnya evaluasi tahunan guru sebagai alat kontrol proses dan hasil guru bekerja.

Sebagai guru di sekolah yang sedang berkembang, tak salah apabila Anda segera membelinya dan menambah perbendaharaan Anda mengenai supervise. Buku ini bukan saja cocok untuk Kepala Sekolah, Direktur Sekolah, dan Pengurus Yayasan, tetapi juga bagi para guru yang tertarik untuk mengembangkan diri dalam bidang penelitian dan pengembangan, serta para Wakasek untuk memperdalam desain kurikulum. Mari berubaha dengan  terus membaca buku-buku berhikmat.

Selamat membaca.

(ak)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *