Sabtu, 12 September 2020 Pk.12.45 WIB,  telah dilaksanakan Pelantikan BPC YKKI Ambon, Bali & Selatpanjang periode 2020-2022.

Pelantikan BPC YKKI Ambon, Bali & Selatpanjang ini diadakan secara daring melalui platform Google Meet dan juga disiarkan secara langsung melalui channel YouTube Kalam Kudus Indonesia.

Pada Pelantikan BPC YKKI Ambon Bali & Selatpanjang, Pdt. Chandra Udayana didapuk untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan serta melakukan pelantikan dan peneguhan. Firman Tuhan yang disampaikan, diberi judul “Memberi Warna atau Diwarnai” yang terambil dari Matius 5:13-16.

Melalui pemaparan kebenaran firman Tuhan ini, para BPC YKKI Ambon, Bali & Selatpanjang yang akan dilantik diharapkan dapat kembali mengingat identitas dan fungsi mereka sebagai garam dan terang dunia. Sebagai garam dan terang, tentunya keberadaan para BPC YKKI Ambon, Bali & Selatpanjang diharapkan dapat sungguh-sunguh memberi rasa dan warna di tempat di mana Tuhan memercayakan pelayanan kepada mereka. Sehingga Injil & Kerajaan Allah dapat dihadirkan di tengah-tengah Sekolah Kristen Kalam Kudus.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan ramah tamah dan perkenalan dari masing-masing BPC YKKI Ambon, Bali & Selatpanjang.

Selamat melayani BPC YKKI Ambon, Bali, & Selatpanjang. Kiranya belas kasih, kemurahan, dan penyertaan Allah terus menopang dan menolong para BPC YKKI Ambon, Bali & Selatpanjang periode 2020-2022 untuk dapat mengemban tugas pelayanan ini. Biarlah para BPC YKKI boleh sungguh menjadi berkat dan nama Tuhan dipermuliakan melalui pelayanan mereka di tempat yang telah Tuhan percayakan.

Biarlah firman Tuhan yang terambil 1 Timotius 1:12 ini menjadi sebuah pengingat dan ucapan syukur atas kepercayaan yang telah Allah berikan sehingga kita layak melayani DIA melalui Sekolah kristen Kalam Kudus.

“Aku bersyukur kepada Dia yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku

setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku”

1 Timotius 1:12

Soli Deo Gloria!

Pelantikan BPC YKKI Ambon, Bali & Selatpanjang

Leave a Reply